345 Nelayan Kecil Kabupaten Probolinggo Terima Bantuan Konversi BBM ke BBG

posted in: Berita | 0

Salah satu isu kelautan yang perlu mendapat pehatian saat ini adalah rencana pemerintah untuk melakukan konversi penggunan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Bahan Bakar Gas (BBG) bagi nelayan. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Presiden menugaskan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam melakukan persiapan dan koordinasi, agar implementasi rencana tersebut dapat berjalan dengan baik. Hal ini sesuai dengan Perpres No 126 tahun 2015 tentang: Penyediaan dan Penetapan  Harga LPG untuk kapal perikanan Bagi Nelayan Kecil.

Pada tahun 2017, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM akan membagikan 16.981 paket konversi BBM ke BBG senilai Rp 120,92 miliar kepada nelayan di 26 Kabupaten seluruh Indonesia. Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu daerah yang mendapatkan program konversi konversi BBM ke BBG bagi nelayan mendapatkan alokasi sebesar 345 paket konverter kit.

Pelaksanaan pembagian paket konversi BBM ke BBG di Kabupaten Probolinggo dengan total 345 paket konverter kit yang diterima nelayan kecil dilaksanakan pada hari rabu, 1 Nopember 2017 s/d Senin, 6 Nopember 2017di 4 Lokasi titik penyerahan yaitu Desa Tongas Wetan Kecamatan Tongas 75 Paket, Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih sebanyak 148 Paket, Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan sebanyak 102 Paket dan Desa Bhinor Kecamatan Paiton sebanyak 20 Paket.

Wahid Noor Azis A.Pi MT, Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perkanan Kabupaten Probolinggo usai pembagian bantuan di Desa Bhinor, Kecamatan Paiton, Senin (6/11/2017) menyampaikan “Program ini merupakan wujud upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan energi dan perekonomian masyarakat nelayan kecil. Dengan beralihnya pemakaian BBM ke BBG, nelayan dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 40% dari pada menggunakan Bahan Bakar Minyak sebelumnya. Selain itu, neleyan juga turut dalam menjaga lingkungan dan sumber daya alam,tambahnya.

Zulfikar dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM dalam kesempatan lainnya menyampaikan Kriteria penerima paket konversi BBM untuk perahu nelayan kecil adalah nelayan yang memiliki perahu ≤ 5 GT, perahu yang dimiliki berbahan bakar bensin dan memiliki daya mesin ≤ 13 HP, jenis alat tangkap yang digunakan adalah alat tangkap yang ramah lingkungan dan belum pernah menerima bantuan sejenis. Setiap nelayan penerima mendapatkan 1 paket yang terdiri dari 1 unit mesin penggerak, 1 unit Konverter Kit dan aksesoris, 2 unit tabung LPG 3 Kg dan 1 unit as panjang dan baling baling lengkap dengan aksesorisnya, tegasnya