90 Pelaku Utama Perikanan Kabupaten Probolinggo Jalani Sertifikasi Kompetensi

posted in: Berita | 0

DRINGU – Dalam upaya pemanfaatan potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar diperlukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan memiliki kompetensi profesi sebagai tenaga kerja, khususnya di bidang usaha kelautan dan perikanan.

Pembentukan Sumberdaya Manusia (SDM) perikanan yang berwawasan luas dan berdaya saing tinggi menjadi salah satu prioritas Dinas Perikanan pada tahun 2019. Mengingat SDM merupakan kunci keberhasilan dalam pembangunan sektor perikanan dan kelautan.

Fonny Sukma Apsari S.Pi selaku Kepala Seksi Pembinaan Usaha dan Kelembagaan pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Rabu (11/12/2019) saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa tahun 2019 telah dilaksanakan sertifikasi kompetensi bagi 90 pelaku utama perikanan diKabupaten Probolinggo. Pelaku utama perikanan meliputi 30 orang nelayan, 30 orang pembudidaya ikan dan 30 orang pengolah hasil perikanan.

“Sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan formal negara terhadap profesi individu tenaga kerja yang didapat melalui uji kompetensi di tempat kerja,” ungkapnya.

“Penyiapan tenaga kerja yang berkualitas ini bisa dilakukan dengan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi baik untuk jenis usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, budidaya perikanan dan usaha tangkap.”

Fonny menerangkan, sertifikasi kompetensi ini dilaksanakan bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP), sebuah lembaga yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikasi profesi adalah pengakuan formal atas kompetensi kerja yang dikuasai tenaga kerja berpengalaman atau lulusan suatu pelatihan. Manfaat sertifikasi ini bagi pemerintah daerah adalah meningkatkan produktivitas dan daya saing. Sedangkan bagi masyarakat, manfaat yang diperoleh adalah peningkatan kualitas pelayan publik.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Perikanan telah mendukung pelaksanaan sistem sertifikasi di Bidang Kelautan dan Perikanan untuk menuju Industrialisasi 3.0.” jelasnya.

Dengan kompetensi profesi yang telah dimiliki, para pelaku industry di sektor perikanan akan semakin yakin untuk memproduksi ikan, membuat aneka olahan ikan yang bergizi tinggi dan berkualitas karena daya saing produk yang yang dihasilkan tidak kalah dengan lainnya, tegasnya.