Dinas Perikanan Kab. Probolinggo Mengadakan Pertemuan Pengembangan Produk Yang Bernilai Tambah

posted in: Berita | 0

SUMBERASIH – Dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk olahan hasil perikanan di Kabupaten Probolinggo, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan pertemuan pengembangan produk bernilai tambah di Kabupaten Probolinggo di RM New Rahayu Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, Selasa (9/10/2018).

Pada kesempatan tersebut diikuti oleh 120 orang peserta terdiri dari Kelompok Pengolah dan Pemasar serta Kader Posyandu 24 Kecamatan. Pertemuan pengembangan produk bernilai tambah di Kabupaten Probolinggo dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pengembangan produk merupakan suatu proses untuk menciptakan produk-produk baru yang biasanya dikaitkan dengan kebutuhan konsumen atau pasar, dapat berupa produk inovatif, produk modifikatif, dan produk imitatif.

Kabupaten Probolinggo mempunyai potensi perikanan yang sangat besar sehingga sudah seharusnya untuk dikembangkan. Berbagai macam produk olahan hasil perikanan sudah banyak diproduksi oleh pelaku usaha perikanan, seperti pindang, ikan kering, ikan asap, kerupuk, abon, dendeng, sirup rumput laut, keripik lele, kue kering ikan dan masih banyak lagi.

“Akan tetapi produk-produk ini tidak hanya ada di Kabupaten Probolinggo, di daerah lainpun juga ada produk yang sama, Lanjut Dedy.

Pada saat ini persaingan usaha telah dimulai temasuk produk hasil perikanan. Banyak sekali tantangan yang dihadapi dalam untuk meningkatan daya saing salah satunya peningkatan mutu dan keamanan produk perikanan . Oleh sebab itu perlu dilakukan pengembangan produk agar bernilai tambah lebih sehingga dapat bersaing di pasar,” pungkasnya.

Pada pertemuan pengembangan produk bernilai tambah kali ini, peserta mendapatkan materi kebijakan daerah dalam pengembangan produk bernilai tambah, pengembangan produk hasil perikanan dan permasalahan UMKM di Kabupaten Probolinggo, GMP/SSOP produk perikanan dan praktek PPNT dilanjutkan pembentukan kelompok.

Sementara itu, Kasi Mutu dan Diversifikasi Produk Diskan Kabupaten Probolinggo Nurhafiva mengatakan  kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan pengembangan produk bernilai tambah guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi pengolah tentang produk perikanan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha, meningkatkan peluang usaha serta peningkatan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.