Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Dukung Kesetaraan Gender Melalui Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pelaku Usaha Perikanan

posted in: Berita | 0

DRINGU – Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo terus mengupayakan keadilan dan kesetaraan gender bagi pelaku usaha kelautan perikanan dengan arah kebijakan pengarusutamaan gender (PUG). PUG diharapkan mempengaruhi sasaran strategis, seperti kebijakan pembangunan yang efisien, tata kelola sumber daya KP yang adil, serta pengendalian dan pengawasan sumber daya yang partisipatif.

Kebijakan pengarusutamaan gender (PUG) berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Selain itu berdasarkan STRANAS yang ditandatangani SE bersama Menteri Bappenas/PPN Nomor : 270/M.PPN/11/2012, Menteri Keuangan Nomor : SE-33/MK.02/2012, Menteri Dalam Negeri Nomor : 050/4379A/2012 serta Menteri PP dan PA Nomor : SE.46/MPP-PA/11/2012 tentang STRANAS PUG melalui percepatan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender.

Fonny Sukma Apsari S.Pi selaku Kepala Seksi Pembinaan Usaha dan Kelembagaan pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Jumat (16/11/2018) .menyampaikan Dinas Perikanan mengusung program dan kegiatan yang bersifat responsif gender di bidang kelautan dan perikanan guna meningkatkan peran perempuan dalam usaha perikanan kelautan dan perikanan melalui program pemberdayaan.

Menurut Fonny, memang ada beberapa pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh laki-laki, tetapi bukan berarti tidak menjunjung kesetaraan gender. “Kalau untuk menangkap ikan di laut, mungkin memang hanya dilakukan oleh laki-laki, tapi ibu-ibunya kita berdayakan untuk pengolahan, memasak, hingga membuat kerajinan.

Pada tahun 2018, melalui Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pelaku Usaha Perikanan kami melaksanakan Bimbingan Teknis Penguatan Kelembagaan melalui koperasi sebanyak 2 kali, total jumlah peserta: 60 orang, Sosialisasi LPMUKP sebanyak 1 kali, jumlah peserta: 50 orang serta mengadakan Pembinaan Kelembagaan dan Pembukaan Kelompok sebanyak : 4 kali, total jumlah peserta: 200 orang.

“Kegiatan tersebut bertujuan Meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial kelompok pelaku usaha perikanan, termasuk wanita. ungkap Fonny, Jumat (16/11/2018)”. Kita harapkan kesetaraan gender pelaku usaha perikanan di Kabupaten Probolinggo bisa berkeadilan. Sehingga antara laki-laki dan perempuan diberikan kesempatan unruk sama-sama maju dalam meningkatkan prestasi, perekonomian dan pembangunan, ” tambahnya.