Diskan Mengadakan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan

posted in: Berita | 0

GADING – Untukmendapatkan produk olahan perikanan yang berkreasi, berinovasi, berkelanjutan dandalam rangka memberikan motivasi bagi pelaku usaha perikanan di Kabupaten Probolinggo  dalam meningkatkan perekonomian, meningkat produksi dan nilai tambah hasil perikanan. Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo mengadakan pelatihan diversifikasi produk hasil perikanan pada hari Senin dan Selasa (16-17/11/2020) di Kampoeng Kita Hotel & Resto Desa Condong Kecamatan Gading.

Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta dari kelompok pengolah dan pemasar, pembudidaya dan nelayan di 10 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Yakni, Kecamatan Paiton, Kraksaan, Gending, Dringu,Leces, Banyuanyar, Maron, Tongas, Sumberasih, dan Pakuniran.

Pelatihan diversifikasi produk hasil perikanan dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Dalam kesempatan tersebut di hari pertama peserta mendapatkan materi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo tentang pengemasan produk perikanan dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dengan materi sanitasi dan hygiene.

Dihari kedua peserta mendapatkan materi dan praktek diversifikasi pengolahan produk perikanan (dendeng lele dan abon lele) dari SMKN 4 Probolinggo. Namun sebelum memasak dendeng lele dan abon lele, peserta terlebih dahulu dibekali materi tata cara penanganan dan pengolahan ikan yang baik dan penerapan sanitasi higiene. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan, terlebih pada saat praktek memasak.

Agus Syaiful Rizal, Kepala Seksi Mutu dan Diversifikasi Produk pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo saat dikonfirmasi Senin (16/11/2020) menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha perikanan dalam melakukan diversifikasi produk olahan hasil perikanan utamanya olahan berbahan baku ikan lele segar.

Padadasarnya diversifikasi/penganekaragaman produk olahan hasil perikanan merupakan pengembangan produk hasil perikanan untuk memberikan nilai tambah, baik olahan tradisional maupun modern guna mengoptimalkan pemanfaatan produksi hasil perikanan, ungkapnya.

Agar lebih bisa diterima oleh masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat yang aman, sehat, bermutu dan bergizi produk hasil olahan  perikanan haruslah aman dari bahan-bahan berbahaya, baik bahaya kimia, bahaya biologis, maupun bahaya fisik.

Produk olahan berupa dendeng lele dan abon lele adalah salah satu contoh produk yang digemari masyarakat. Harganya murah dan bergizi lagi. Dari segi pasokan bahan baku ikan di kabupaten Probolinggo sangatlah mudah, pelaku usaha/pengolah tinggal mengemas hasil produknya menjadi lebih menarik dengan teta pmempertahankan kualitas nilai gizinya.

“Oleh karena itu, melalui pelatihan diversifikasi produk hasil perikanan kali ini tidak hanya diajarkan cara mengolah/memasak namun diajarkan pula cara pengemasan yang baik dan layak jual ke konsumen, sehingga tujuan akhirnya tercapai yaitu meningkatkan pendapatan mereka” pungkasnya.