Kegiatan Bimtek Pengawasan Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan

posted in: Berita | 0

Pada hari Kamis tanggal 22 Pebruari 2018, bertempat di ruang pertemuan Paiton Resort Hotel Desa Bhinor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, sebanyak 40 orang anggota Pokmaswas, yaitu Pokmaswas Keranji (Desa Binor Kec. Paiton), Pokmaswas Putra Bahari (Desa Kalibuntu Kec.Kraksaan) dan Pokmaswas Putra Bahari II (Desa Jabungsisir Kec.Paiton) mengikuti Bimtek Pengawasan Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan yang diselenggarakan oleh UPT Pelatihan Teknis Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.

Narasumber sebanyak 3 orang yaitu dari Satwas SDKP (Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Mayangan, hadir Kasatwas Bpk Yanuar Garibaldi, A.Md, dari Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, hadir Kabid Perikanan Tangkap Bpk wahid Noor Azis, A.Pi, MT dan dari UPT PTPSKP Ibu Diyah Fitri Hariani S.Pi (Kasi Pelatihan Teknis). Menurut Bu Diyah,  kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan pada pokmaswas dalam melakukan fungsi pengawasan di wilayahnya masing – masing.Kegiatan ini juga dihadiri Ibu Kepala Desa Binor.

Dalam paparannya, Bpk Wahid Noor Azis menegaskan bahwa anggota Pokmaswas bisa mengamankan pelaku dan barang bukti pelanggaran hukum perikanan dalam hal tertangkap tangan, untuk selanjutnya menghubungi dan diserahkan pada pihak berwenang.Hanya boleh mengamankan tapi tidak untuk menghakimi, tegas beliau.Masih menurut Bpk Wahid hal ini untuk mencegah pelaku pelanggaran melarikan diri atau menghilangkan barang bukti selama aparat berwenang belum hadir di lokasi kejadian.Sedangkan kasatwas SDKP menjelaskan tentang peran satwas SDKP dalam pengawasan Sumberdaya Ikan dan peran pokmaswas sebagai mitra satwas SDKP di lapangan.Personel satwas SDKP sangat terbatas, sehinggaPokmaswas adalah ujung tombak pengawasan di lapangan.Bu Diyah memberikan wawasan dan pembekalan tentang aturan perundangan, tujuan pengawasan dan tehnis pengawasan di lapangan, beliau mengapresiasi pokmaswas yang dengan segala keterbatasan tetap berkomitmen untuk menjaga lingkungan perairan di wilayahnya.

Pada sesi tanya jawab, Kepala Desa Binor menanyakan tentang batas jalur – jalur  penangkapan ikan karena sering ditemui nelayan dengan alat tangkap jaring yang beroperasi di ke pinggir, dijawab oleh Bpk Wahid bahwa utk alat tangkap pancing, bubu dan jaring tetap adalah masuk jalur 1 a ( 0 sd 2 mil), sedangkan untuk jaring tarik masuk dalam jalur 1 b ( 2 sd 4 mil) selanjutnya Kades juga mengusulkan pembangunan dermaga di Binor, bahwa sesuai prosedur Desa bisa mengusulkan melalui Dinas Perikanan dengan mengajukan proposal.

Setelah sesi tanya jawab, kegiatan ditutup pukul 12.30 WIB dilanjutkan dengan kunjungan ke Pantai Binor Harmony desa Binor. Pantai ini dikembangkan menjadi usaha wisata pantai dan laut (snorkling, selam, memancing) dan kafe wisata oleh Pokmaswas Keranji Desa Binor. Sehingga diharapkan bisa menjadi contoh bagi pokmaswas lain. Bahwa selain pengawasan, Pokmaswas bisa membuka usaha untuk meningkatkan perekonomian anggotanya. Jam 13.30 kunjungan diakhiri dan acara selesai.