Mentri Susi Hadiri Acara Gemrikan di Ponpes Nurul Jadid Paiton

posted in: Berita | 0

Tongas- Pada tahun 2018, Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali mengadakan Acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) demi menciptakan generasi bangsa yang sehat dan cerdas.

Jumat (02/11/2018) Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti bersama Gibran Rakabuming Raka, putra sulung dari Presiden Joko Widodo menghadiri gelaran acara kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Bersama Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo. Kedatangan rombongan disambut oleh Wakil Bupati Probolinggo H. Timbul Prihanjoko beserta pejabat Forkompida, beberapa Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa sekitar lokasi acara serta keluarga besar ponpes dan segenap santriwan/santriwati.

Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan di Ponpes Nurul Jadid Paiton ini selain menyemarakkan Hari Santri Nasional 2018 adalah merupakan Roadshow di empat Ponpes di Jawa Timur untuk mengajak para santri selaku generasi penerus bangsa agar gemar makan Ikan. Tajuk kali ini adalah “Makan Ikan bersama Santri”, tercatat 4,5 ton Ikan Makarel di bagikan kepada belasan ribu santri yang mengikuti acara tersebut.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti Dalam sambutannya menjelaskan gerakan ini sesuai dengan salah satu agenda Pemerintah Indonesia dalam Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang menjadi tugas khusus pada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk mengkampanyekan makan ikan dan pentingnya ikan untuk pemenuhan gizi masyarakat. Khususnya generasi muda penerus bangsa yang sedang dalam masa belajar dan membutuhkan banyak nutrisi untuk mendukung aktivitas belajar mereka.

Lebih lanjut Susi menjelaskan gerakan memasyarakatkan Gemar makan Ikan adalah untuk mengupayakan kesejahteraan masyarakat, karena kami ingin membangun manusia – manusia yang sehat yang tercukupi asupan proteinnya. Susi menyebutkan Asupan protein hewani yang mempunyai kandungan omega tinggi dengan biaya murah dan yang bisa di penuhi masyarakat adalah pada semua jenis Ikan.

“Namun sayangnya tingkat konsumsi Ikan masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah sampai saat ini masih kurang, oleh sebab itu anak Indonesia harus gemar makan Ikan supaya otaknya cerdas, ayoooo terus makan ikan, biar sehat biar pintar” tandasnya.

Tak lupa pada kesempatan tersebut Menteri Susi berpesan pada generasi muda bangsa agar mendukung visi dan misi pemerintah untuk menjadikan laut masa depan bangsa dan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Menurutnya, 70 persen wilayah negara Indonesia merupakan laut, oleh karenanya generasi muda harus mencintai laut. Salah satunya yaitu dengan menjaga laut dari kapal asing pencuri ikan

Begitu pula menjaga keberlanjutan sumber daya laut dengan mencegah eksploitasi berlebihan, penangkapan dengan cara yang merusak seperti menggunakan bom atau jaring yang tidak ramah lingkungan.“Kalau tambang diambil habis, hutan jika malas menanam lagi habis, sedangkan ikan akan terus ada jika kita menjaganya dari semua hal yang merusak lautan kita. Jadi adik-adik santri mulai sekarang harus mencintai dan mempelajari tentang laut,” pungkasnya.