Pelaku Usaha Perikanan Kab. Probolinggo Terima Sarana Bidang Perikanan

posted in: Berita | 0

GENDING – Pelaku Usaha Perikanan Kabupaten Probolinggo kembali mendapatkan perhatian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Perhatian tersebut dibuktikan dengan pemberian berbagai program dan bantuan langsung bagi pelaku utama perikanan yakni pembudidaya ikan, nelayan, pengolah dan petambak garam. Bantuan itu sebagai bentuk komitmen KKP untuk mendukung percepatan pembangunan perikanan di Kabupaten Probolinggo.

Kamis (28/2/2019) di Obyek Wisata Pantai Bentar, Desa Curah Sawo, Kec. Gending Probolinggo, KKP memberikan bantuan sarana bidang kelautan perikanan dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) anggota IV BPK-DPR RI di Kabupaten Probolinggo. Total dukungan KKP tersebut diperkirakan hingga mencapai lebih kurang Rp. 14,05 milyar masing-masing terdiri dari input produksi, sarana perikanan, fasilitasi pembiayaan, perlindungan pelaku utama melalui asuransi dan sertifikasi hak atas tanah, pengembangan SDM anak pelaku utama perikanan dan bentuk lainnya.

Bantuan dari KKP diberikan dalam bentuk benih udang vaname 1 juta ekor, senilai Rp 20 juta yang diberikan kepada Kelompok Aci Bahari mewakili seluruh penerima bantuan benih udang vaname. Benih ikan kakap putih sebanyak 13.250 ekor senilai Rp. 26,5 juta yang diberikan kepada kepada Kelompok Sumber Abadi mewakili seluruh penerima bantuan benih kakap putih.

Selanjutnya benih ikan kerapu cantang sebanyak 10.000 ekor senilai Rp 80 juta yang diberikan kepada Kelompok Gili Aqua Mina mewakili seluruh penerima bantuan benih ikan kerapu cantang, bioflok sebanyak 1 paket senilai Rp 180 juta, pakan mandiri sebanyak 5 ton senilai Rp 30 juta yang diberikan kepada Paguyuban Lele Sumber Rejeki dan bantuan Gerakan Pakan Mandiri (Gerpari) sebanyak 2 paket senilai Rp 200 juta diberikan kepada Pokdakan Pantura Ambulu mewakili kelompok gerakan pakan mandiri.

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI juga menyerahkan asuransi nelayan bagi 840 jiwa dengan premi total senilai Rp 147 juta diberikan kepada Bapak Usik Bilah mewakili seluruh nelayan penerima asuransi. Dan Sertifikat Hak Atas Tanah Nelayan sebanyak 150 bidang diberikan kepada Rifai mewakili nelayan penerima sertifikat hak atas tanah nelayan, fasilitasi penyaluran kredit nelayan dari BRI kepada 240 debitur nelayan penerima senilai Rp 11,7 milyar yang diterima Suparyono mewakili penerima kredit nelayan.

Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan KKP RI menyerahkan Chest Freezer 2 unit senilai Rp 9,9 juta yang diberikan kepada Kelompok Segoro Mesra mewakili kelompok penerima Chest Freezer, Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan dan Beasiswa Politeknik KKP 8 (delapan) orang senilai Rp 30,5 juta, total bantuan Rp 244.000.000 diberikan kepada peserta didik di Poltek Bitung 3 orang, Poltek Jembrana 4 orang, Poltek Pangandaran 1 orang. Diwakili oleh Doni Effendi.

Sekretariat Jenderal Kelautan dan Perikanan KKP RI juga menyerahkan Kartu Kusuka sebanyak 684 buah untuk nelayan, pembudidaya dan pengolah yang secara simbolis diberikan kepada Mistalis Hariyanto. Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan pinjaman untuk 34 penerima pemanfaat senilai Rp 1,38 milyar untuk Poklasar Bunga Segar sebesar 700 juta mewakili nelayan penerima manfaat.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, dalam keterangannya saat penyerahan bantuan pemerintah di Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa program dukungan KKP diarahkan agar menyentuh langsung para pelaku utama. Menurutnya ada 2 (dua) fokus utama KKP yakni bagaimana dukungan ini dapat secara langsung meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga pelaku utama mendapatkan nilai tambah keuntungan yang lebih besar dan kapasitas usaha yang lebih kuat.

 

“KKP terus mendorong peningkatan kesejahteran pelaku utama perikanan. Jadi, kami akan pastikan bahwa program ini bisa memberikan dampak positif bagi perbaikan struktur ekonomi masyarakat dan tentunya perekonomian daerah”, jelas Slamet di depan ratusan masyarakat yang hadir di Pantai Bentar-Probolinggo.

Sementara itu Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari sebuah pendekatan dalam bentuk pembangunan masyarakat dan meningkatkan perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat. “Harapan saya, pemerataan dan perekonomian masyarakat dapat tercapai dan dapat menurunkan angka kemiskinan sesuai program Pemerintah,” katanya.