Penyuluh Perikanan Bantu Kab. Probolinggo Siap Mendampingi Pelaku Usaha Perikanan Probolinggo

posted in: Berita | 0

DRINGU – Penyuluhan perikanan merupakan bagian penting dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia kelautan dan perikanan, yaitu  berperan dalam pelaku usaha dan masyarakat perikanan, sehingga meningkatkan wawasan, pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam bidang kelautan dan perikanan, baik teknis maupun non teknis untuk pengembangan usaha di bidang kelautan dan perikanan.

Penyuluh perikanan memegang peranan penting dalam upaya pencapaian peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku utama/ pelaku usaha sebagai mediator, motifator, dan fasilitator.

Berdasarkan Surat Keputusan Badan Riset Sumberdaya Manusia, Kementerian Kelautan dan perikanan nomor 31/KEP-BRSDM/2018 tanggal 9 Februari 2018 tentang Penyuluh Perikanan Bantu Tahun 2018 terdapat 10 penyuluh perikanan bantu yang siap mendampingi pelaku usaha perikanan di Kabupaten Probolinggo.

Fokus kegiatan penyuluhan pada penyuluh perikanan bantu (PPB) adalah pengembangan sumberdaya manusia usaha perikanan serta sumber daya manusia lain yang mendukungnya. Keberhasilan proses penyuluhan  ditandai timbulnya partisipasi aktif dari pelaku utama dan pelaku usaha di bidang perikanan.

Fonny Sukma Apsari S.Pi selaku Kepala Seksi Pembinaan Usaha dan Kelembagaan pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa penyuluh perikanan bantu Kabupaten Probolinggo siap berperan dalam memberikan bimbingan dan pembinaan serta mendampingi pelaku usaha perikanan dan kelautan dalam pengembangan usaha di bidang kelautan dan perikanan.“ Saya yakin PPB bisa mendampingi pelaku usaha perikanan mengingat pengalaman mereka dalam kegiatan penyuluhan dan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan keadaan dilapangan”, tambah fonny.

Pada tahun 2018 pembagiaan wilayah binaan setiap penyuluh diberikan satu kecamatan. Wilayah yang menjadi binaan penyuluh perikanan bantu adalah Kecamatan Tongas, Kecamatan Sumberasih, Kecamatan Dringu, Kecamatan Gending, Kecamatan Pajarakan, Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Paiton, Kecamatan Leces, Kecamatan Maron dan Kecamatan Bantaran. Dalam pembagiaan wilayah binaan setiap penyuluh diberikan satu kecamatan dimaksudkan untuk efektifitas dalam mengembangkan kelompok, tambah Fony.

Sementara itu Yoko Hartoyo salah satu penyuluh perikanan bantu pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa keberhasilan penyuluhan tidak semata-mata bergantung pada bagaimana penyuluh berhasil menyampaikan program dan kebijakan pemerintah dalam pengembangan perikanan kelautan. Akan tetapi jauh lebih penting dari itu adalah penyuluh perikanan yang berperan dalam memberikan bimbingan dan pembinaan serta dapat mengubah pengetahuan, ketrampilan dan sikap pelaku utama.

Salah satu upaya yang kita lakukan adalah merencanakan kerja tahunan penyuluhan, memperkenalkan inovasi teknologi dan melakukan monitoring dan evaluasi. “ Dengan upaya tersebut kami harapkan bisa memaksimalkan peran kami dalam pendampingan kekelompok, lanjut Yoko.