Persediaan Garam Kabupaten Probolinggo Aman, Stok Masih 1.053 Ton

posted in: Berita | 0

DRINGU – Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo menjamin persediaan garam aman di hingga musim garam tahun 2018. Berdasarkan yang dimiliki Dinas Perikanan, stok garam di Kabupaten Probolinggo per 1 Maret 2018 masih mencapai 1.053,78 ton.

Yunianto Hisa Prapta S.Pi selaku Kepala Seksi Pendayagunaan Wilayah Pesisir pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo menyampaikan stok garam di Kabupaten Probolinggo masih aman untuk mencukupi kebutuhan garam lokal di wilayah Kabupaten Probolinggo hingga musim kemarau nanti karena banyak stok garam yang masih disimpan petambak garam di gudang.

Berdasarkan kebutuhan garam probolinggo sampai dengan awal Mei 2018 hanya sebesar 1.000 ton. Ini meliputi kebutuhan peternakan sebesar 200 ton, pengasinan ikan 500 ton dan pengolahan garam beryodium sebesar 300 ton.

“Sesuai perhitungan, stok garam masih ada sisa 53,78 ton sampai awal mei dan saya yakin kebutuhan garam masih tetap terpenuhi karena pada bulan itu sudah ada petambak garam yang memulai proses produksi “, tegasnya.

Selain stok yang aman, lebih lanjut Yunianto mengatakan untuk saat ini harga garam di Probolinggo juga masih dalam kondisi yang stabil. Bahkan, terbilang cukup bagus dibanding tahun sebelumnya. Di tingkat petambak, saat ini harga garam masih pada kisaran Rp 2.100 per kilogram,sementara untuk harga di atas truk sekitar Rp 2.300. masih tingginya harga garam itu tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang sebelumnya menahan impor garam.

Sementara itu, Djunari petambak garam asal Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan mengatakan stok garam di gudangnya masih sebanyak 72,9 ton. Selain saya masih ada petambak garam di Kecamatan Kraksaan masih menyimpan garam di gudang masing-masing. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan meningkatkan nilai jual garam, lanjut junari.