Pokdakan Berkah Siongan Raih Juara 1 Inovasi Teknologi Tingkat Propinsi

posted in: Berita | 0

Sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam pembangunan nasional sebagai  pendorong pertumbuhan perekonomian nasional, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan  serta pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Sebagai salah satu bentuk motivasi bagi kelembagaan pelaku utama perikanan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada kelompok pelaku utama perikanan mandiri berprestasi.

Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Siongan, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, yang mengelola teknologi Panggul Ikan (Pakan Unggul Ikan) mandiri untuk budidaya ikan, memperoleh penghargaan juara 1 inovasi teknologi tingkat provinsi bidang agribisnis dari Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Propinsi Jawa Timur.

Penghargaan diberikan Gubernur Jawa Timur, Melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Propinsi Jawa Timur Dr. Ardo Sahak, SE, MM kepada Ketua Pokdakan Berkah Siongan, Wahyudiono pada Peringatan Hari Jadi  Provinsi Jawa Timur tahun 2017 di Tugu Pahlawan, Kamis (12/10/2017). Acara juga dihadiri oleh Kepala SKPD di Lingkungan Propinsi Jawa Timur.

“Kami sangat bersyukur, inovasi teknologi Panggul Ikan mandiri yang kami lakukan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Ini jadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan yang terbaik,” kata Wahyu usai menerima penghargaan.

Teknologi Panggul Ikan (Pakan Unggul Ikan) mandiri dalam Kelompok kami ini berawal dari memanfaatkan ketersediaan bahan baku ikan rucah yang melimpah untuk kami buat menjadi pakan pellet dalam mencukupi kebutuhan budidaya ikan di Kelompok kami. Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo juga memberikan andil dalam memberikan bimbingan dalam pencampuran komposisi bahan baku serta proses pengolahan bahan baku menjadi produk berupa pellet tambahnya.

Hari Pur Sulistiono S.Pi, MT, Kepala Bidang Perikanan Budidaya pada Dinas Perkanan Kabupaten Probolinggo menyampaikan ” Penerapan teknologi Panggul Ikan (Pakan Unggul Ikan) mandiri dalam kegiatan budidaya merupakan upaya dalam menekan pengeluaran biaya pakan karena harga pakan pabrik sangat mahal. Kegiatan ini bisa di terapkan kepada semua pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Probolinggo, karena pembudidaya bisa membuat pakan secara mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Dinas Perikanan akan melakukan pembinaan tentang pembuatan pakan pellet yang berkualitas dari pemilihan bahan baku, penyusunan komposisi pakan proses pembuatan. Di samping itu, Dinas Perikanan juga mensosialisasikan pakan mandiri pada pembudidaya lain di Kabupaten Probolinggo dan memfasilitasi pemberian sarana produksi pakan mandiri kepada kelompok dengan harapan pembudidaya lain juga menggunakan pakan alternatif yang aman dan menguntungkan, tegasnya.