Tahun 2019 Dinas Perikanan Probolinggo Targetkan Produktifitas Garam Rakyat Sebesar 90 Ton/Ha

posted in: Berita | 0

Dringu- Luas lahan garam di Kabupaten Probolinggo yang mencapai 315,9 hektar dengan jumlah kelompok 54 dan petambak garam 453 orang serta memiliki potensi yang besar untuk di kembangkan. Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo pada tahun 2019 menargetkan produktifitas usaha garam rakyat sebesar 90 ton/Ha atau naik 5 ton/Ha dari tahun 2018 sebesar 85 ton/Ha.

Yunianto Hisa Prapta, Kepala Seksi Pendayagunaan Sumberdaya Pesisir pada Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo saat dikonfirmasi Rabu, (20/02/2019) menyampaikan bahwa di tahun 2019 kami menargetkan produksi usaha garam rakyat di Kabupaten probolinggo dapat kembali meningkat menjadi 28.431 ton atau sebesar 90 ton/Ha.

Mengingat produksi tahun 2018 mencapai 23.791,9 ton (dengan kualitas garam (kw) masuk dalam KW 1 : 5.249,28 ton (22,06%), KW 2 : 18.391,59 ton dan KW 3 : 151,06 ton) dengan target produktifitas usaha garam sebesar 85 ton/ha/tahun dan terealisasi sebesar 87.842 per tahun.

Ada beberapa cara yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dalam memenuhi target tersebut, lanjut anto. Salah satunya yaitu penerapan rumah garam On Of Sistem Katub Gadis pada musim hujan dilokasi pergaraman. Petambak garam akan diikutkan bimbingan teknis dan pelatihan cara penggunaan rumah garam On Of Sistem Katub Gadis sehingga dapat memaksimalkan produksi disaat awal musim penghujan.

Upaya yang dilakukan selanjutnya adalah memfasilitasi sarana dan prasarana usaha garam berupa pemberian Geoisolator. Penggunaan geoisolator dilahan garam sudah terbukti meningkatkan produksi garam disaat puncak musim garam.

“Penerapan rumah garam On Of Sistem Katub Gadis saat musim dan penggunaan geosilator di lahan garam adalah perpaduan yang tepat dalam meningkatkan produksi garam, oleh karena itu saya berkeyakinan target tersebut bisa terwujud di tahun ini, asalkan tidak terjadi anomali cuaca yang mengganngu aktifitas pergaraman, tegasnya